Sebuah teknologi untuk chip handphone sedang dikembangkan. Periset di IBM mengatakan bahwa mereka telah merancang sirkuit berkecepatan tinggi yang terbuat dari graphene dengan sejumlah aplikasi yang menjanjikan. Sirkuit berbiaya murah ini didesain untuk handphone dan perangkat nirkabel lainnya. Graphene bisa memproses dan menghasilkan sinyal radio dengan listrik yang lebih hemat dan kinerja lebih cepat.
Dirancang untuk komunikasi nirkabel, sirkuit terpadu berbasis graphene analog ini bisa meningkatkan kinerja perangkat nirkabel. Pada frekuensi konvensional, handphone dan sinyal transceiver masih bisa diperbaiki sehingga bisa melakukan hal yang saat ini tidak bisa dikerjakan. T.C. Chen, Wakil Presiden Sains dan Teknologi IBM Research mengatakan bahwa terobosan penelitian ini memiliki potensi yang sangat besar. “Bisa meningkatkan kinerja perangkat komunikasi yang memungkinkan orang untuk berinteraksi secara lebih efisien,” kata Chen. Tidak hanya itu, teknologi ini juga bisa digunakan untuk keperluan militer yang bisa melihat senjata tersembunyi . Bisa juga untuk kebutuhan medis yang mana tenaga medis bisa melakukan pencitraan medis tanpa bahaya radiasi sinar-X.
Graphene adalah bahan elektronik tertipis yang terdiri dari satu lapisan atom karbon dikemas dalam struktur sarang lebah yang berbentuk seperti wafer. Graphene memiliki sifat listrik, optik, mekanik dan termal luar biasa yang bisa membuatnya lebih murah dan menggunakan lebih sedikit energi di dalam elektronik portabel seperti handphone pintar. Sirkuit terpadu ini beroperasi sebagai frekuensi radio mixer broadband yang bekerja hingga 10 gigahertz (10 milyar siklus/detik).
Meski dari sisi ilmiah, temuan ini merupakan kemajuan yang signifikan, saat ini masih ada kesulitan dalam pengaplikasian. Tantangan mengintegrasikan transistor graphene dengan komponen lain pada sebuah chip tunggal masih belum terealisasi. Mereka beralasan sebagian besar karena adhesi miskin graphene dengan logam dan oksida. Juga kurangnya skema fabrikasi yang dapat diandalkan untuk reproduksi perangkat dan sirkuit. Pembuatan chip graphene ini memang proyek jangka panjang. Kita belum bisa merasakan kehebatannya di handphone dalam waktu dekat. Karena tim periset masih harus bekerja keras mengembangkannya.
Langkah berikutnya menurut Xiangfeng Duang, Profesor Kimia di University of California, Los Angeles, adalah meningkatkan kehandalan dari sirkuit karena sinyal yang keluar lemah di ujung lainnya. "Meningkatkan transistor akan membantu mendapatkan kinerja sirkuit yang lebih baik," kata Xiangfeng Duang. Periset IBM sedang bekerja pada masalah ini dan mengembangkan sirkuit terpadu graphene yang lebih kompleks. Metode yang digunakan untuk rangkaian frekuensi mixer akan bekerja untuk sirkuit jenis lain. Mereka optimis dan mengatakan bahwa ini adalah langkah pertama menuju level baru yang potensial. (Bambang Dwi Atmoko)



