Beyond B500 - Review
|
||||||
|
Desain Beyond B500 muncul dengan bodi yang terbilang bongsor. Bayangkan, panjangnya saja 113 mm, dipadu dengan tebal 61, nyaris ketebalan mencapai 1 cm. Tapi, dengan ukuran yang panjang, layar sentuh yang ada cukup membuat nyaman kala mengeskploitasi berbagai fitur di dalamnya. Terutama saat bermain game dan menonton siaran TV analog. Bobot Beyond B500 cukup besar, yakni 141 gram. Meski begitu, Beyond B500 tetap nyaman kala digenggam, alias ergonomis. Beralih ke layar, handphone ini menyerupai desain Nokia Lumia 800, tapi jenis layar sentuhnya di handphone ini masih mengandalkan teknologi resistive. Responsivitas layar memang masih kurang, tapi untuk kemudahan navigasi terdapat alat bantu berupa stylus pen yang disematkan di sudut bawahnya. Catatan Handphone ini tidak menggunakan hotswap, untuk pasang dan lepas MicroSD perlu mematikan handphone terlebih dahulu. Karena punya antena internal, fitur FM radio bisa diaktifkan tanpa koneksi headset. Fitur Saat menjajal halaman depan pertama kali, Anda akan disuguhkan 3 homescreen, yang tiap-tiap halaman bisa diisi ikon-ikon aplikasi favorit sesuai selera. Begitu pun dengan halaman menu, ada 4 halaman yang bisa digeser ke kanan dan ke kiri. Beyond tidak menyediakan folder khusus, sehingga sebagian besar aplikasi dan game yang disuguhkan secara tersebar. Kemampuan kamera yang dimiliki tidak lebih dari 1 megapixels, kualitas hasil jepretannya bisa dibilang sangat standar. Meski begitu ada fitur digital zoom 1x serta fungsi-fungsi dasar lain, seperti moda malam, emboss, efek mono, negatif, lukisan minyak, dan lain-lain. Terdapat pula kemampuan rekan video dengan resolusi 352x288 pixels. Sayang, semua fitur kamera ini tidak bisa dinikmati tanpa dukungan kartu memori. Jika mulai jenuh, Anda bisa menjajal sejumlah game yang ada, seperti ‘Ah Ah Pa!’, pesawat terbang , potong buah, lempar kertas, kudanil, Tom ngomong, dan piano. Lagi-lagi, hampir semua game bisa dijajal bila Anda menancapkan kartu memori. Catatan Kapasitas memori internal sangat kecil. Tidak ada ukuran resolusi kamera yang jelas. Kinerja Selama pengujian, kinerja Beyond B500 terbilang baik, dan sinyal untuk melayani koneksi dual on GSM pun stabil. Layar selebar 3,2 inchi menjadi perhatian yang cukup leluasa untuk menikmati siaran TV dan browsing. Tapi sayang, kinerja layar kurang responsif pada sentuhan lewat jemari, rasanya memang perlu bantuan stylus. Tidak diketahui jenis prosesor yang digunakan, tapi dilihat dari kapasitas memorinya, nampaknya prosesornya tergolong kecil. Untuk mengoptimalkan fitur-fiturnya, siapkan kartu MicroSD. Beyond B500 ditenagai baterai jenis Lithium Ion dengan kapasitas 1000 mAh.
|
|||||
Buyer's Guide
| Merek Handset | Harga Baru | Harga Purna Jual |
| Nexian Cappucino | Rp. 600.000,- | Rp. 450.000,- |
| Nexian NX-W755 Thunder | Rp. 425.000,- | Rp. 350.000,- |
| Nexian NX-A892 Journey | Rp. 1.300.000,- | Rp. 750.000,- |
| Nexian NX-A891 Ultra Journey | Rp. 950.000,- | Rp. 700.000,- |

