DGTel 338 - Review
|
||||||
|
Desain Tampilan tentu menjadi awal yang dieksploitasi. Dengan total dimensi 116x55x14mm dan berat 133 gram, tongkrongan DGTel 338 terlihat cukup besar. Walau punya bodi yang bongsor, namun dengan lekuk tubuh yang ergonomis dan bentuk bodi belakang yang dibuat sedikit melengkung, membuat handphone ini tetap nyaman saat dalam genggaman. Penutup cover belakang yang berbahan dove kesat, membuatnya tidak mudah slip ketika dalam genggaman tangan. Satu hal, dalam paket pembelian, Anda akan mendapat tambahan penutup cover belakang. Pada bagian depan, terdapat layar sentuh LCD berukuran cukup besar, yakni 2,6 inchi. Tepat di bawah layar, tertanam tombol untuk melakukan dan mengakhiri panggilan, menu, back, serta tombol pintas ke fitur TV analog. Untuk keypadnya, DGTel 338 mengadopsi konsep alfanumerik biasa. Agar memudahkan proses eskplorasi, tombol 2,4,6 dan 8 bisa difungsikan sebagai tombol navigasi. Catatan DGTel 338 mengusung konsep non hotswap, letak slot microSD berada di balik baterai. Fitur Ketika mengulik fitur di dalam handphone ini, kami langsung tertarik dengan tampilan antarmukanya. Tampilan user interface di DGTel 338 bisa dibilang sama persis dengan yang ada di smartphone HTC. Setali tiga uang, tampilan antarmuka terbagi ke dalam beberapa homescreen. Setiap homescreen tertanam berbagai widget yang berfungsi sebagai jalur pintas ke berbagai menu andalan. Ketika masuk ke menu utama, folder multimedia menjadi fasilitas pertama yang begitu menarik untuk dijelajahi. Kala masuk ke menu multimedia, Anda akan menjumpai pemutar musik, FM radio, kamera, TV analog yang menjadi deretan menu multimedia andalan di DGTel 338. Tidak hanya itu, handphone ini juga dibekali game yang cukup impresif. Sebut saja, SokoBan, TalkTom, hingga Angry Bird. Menu online juga tidak luput ditanam, tersedia jalur pintas untuk menuju situs Facebook, Twitter, dan aplikasi chatting eBuddy. Catatan Fitur FM radio dapat diaktifkan tanpa keharusan terkoneksi dengan headset selaku antena. Kinerja Handphone dengan kemampuan dual on GSM ini terbilang cukup baik ketika dilakukan uji coba. Tampilan antarmukanya bisa dibilang cukup menarik untuk kelas handphone lokal. Sayang layar sentuh tingkat responsivitasnya masih kurang. Untuk kualitas kamera bisa dibilang standar-standar saja. Meski demikian, adanya flash light lumayan dapat membantu untuk mengambil gambar dalam kondisi redup. DGTel 338 ditenagai baterai Lithium Ion dengan kapasitas 1000 mAh. Dari hasil uji coba, kinerja baterai terbilang awet, setelah digunakan untuk mendengarkan musik selama 2 jam, indikator bar pada baterai tidak berkurang.
|
|||||
Buyer's Guide
| Merek Handset | Harga Baru | Harga Purna Jual |
| Nexian Cappucino | Rp. 600.000,- | Rp. 450.000,- |
| Nexian NX-W755 Thunder | Rp. 425.000,- | Rp. 350.000,- |
| Nexian NX-A892 Journey | Rp. 1.300.000,- | Rp. 750.000,- |
| Nexian NX-A891 Ultra Journey | Rp. 950.000,- | Rp. 700.000,- |

